Selasa, 28 Februari 2012

... " Tahukah anda..Wahai para wanita bahwa... " ...


 Oleh: Untung Rahmatulloh

Tahukah anda..Wahai para wanita  bahwa...:

(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu...semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu....

(4) Bayangkanlah... betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan...bahkan jutaan para lelaki??

(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu...maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah...,

(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...dan di akhirat kelak...bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!

Jumat, 24 Februari 2012

Hadiri dan Sukseskan,,,,!!!


Sukseskan Temu Nasional II LIDMI (Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia) pada tanggal 9-11 Maret 2011 M di Kota Makasar, Sebuah Tonggak Kebangkitan Pergerakan Dakwah Mahasiswa Ahlussunnah Wal Jama'ah Di Seantero Nusantara


Tips untuk Terhindar Dari Belitan Syahwat Wanita



Hidup manusia di dunia adalah medan pertempuran melawan syahwat yang tersembunyi di dasar jiwa dan menjadi kecendrungan manusia. Sementara jalan akhirat mendaki dan terjal dikelilingi berbagai syahwat yang tak jarang menggelincirkan manusia dari jalan Allah Ta'ala hingga bersimbah dosa-dosa mengikuti langkah-langkah syetan. Salah satu syahwat yang dihadapi oleh manusia adalah syahwatnya terhadap wanita.

Allah berfirman:


"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (Ali-imran:14)

Rasulullah bersabda:
"Sepeninggalku kelak, tidak aku tinggalkan di tengah-tengah kalian suatu fitnah yang lebih membahayakan kaum laki-laki daripada fitnah wanita. (Bukhari no. 5096)

"Bertakwalah Kalian terhadap wanita, karena fitnah  pertama yang menimpa kaum Bani Israil itu disebabkan wanita." (Muslim No. 2742)

Berikut adalah tips-tips untuk terhindar dari belitan syahwat wanita:

1. Ucapan dari Al-Quran dan Hadits

Katakan   (Aku mohon perlindungan kepada Allah) dan (Sesungguhnya Aku Takut kepada Allah)
Sesungguhnya iman dan rasa takut kepada Allah merupakan sumber ketenangan yang dapat menjaga seseorang dari terperosok ke dalam lumpur keharaman dan memperturutkan nafsu syahwat yang jahat. Kalimat   inilah yang pernah diucapkan oleh Nabi Yusuf Alaihissalam yang dikisahkan dalam Al-Quran surat Yusuf ayat 23 lalu Allah melindunginya dan menghindarkannya dari tipu daya istri Al-Aziz berikut kawan-kawannya yang diajaknya berkomplot. Kalimat adalah kalimat yang diucapkan oleh orang yang memohon naungan Arsy Tuhan yang maha Pemurah pada hari ketika tidak ada naungan sama sekali kecuali naungan-Nya yang tertulis dalam hadits tujuh golongan yang di naungi oleh naungan-Nya dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya. Kalimat-kaliamt tersebut hanya sanggup diucapkan oleh orang yang selalu melakukan muraqabah kepada Allah dalam urusannya yang tersembunyi maupun yang terang-terangan, dan yang selalu takut kepada Allah terhadap sesuatu yang gaib maupun yang nyata.

Sabtu, 18 Februari 2012

Direktur ICU (Iranian Corner Unhas): Allah bersetubuh, Muhammad yang merasakan, Ali yang berbuat, Fathimah yang menerimanya (Astaghfirullah !)




Koran Tribun Timur Makassar, Jum’at, 23 Januari 2009, menurunkan artikel Supa Atha’na (Tokoh Syiah di Makassar dan Direktur Iranian Corner Universitas Hasanuddin (ICU) Makassar) dalam tribun opini dengan judul “Assikalaibineng, Refleksi Pemikiran Muslim Persia”, di dalam artikel itu Supa Atha’na ingin menegaskan bahwa orang persia punya peran yang sangat besar dalam proses islamisasi di daerah-daerah yang bersuku Bugis-Makassar, dia menyebutkan:
“Sementara disebutkan bahwa sayid Jamaluddin Kubra Al Husein adalah kakek dari walisongo di tanah jawa, yang kelahiran samarkand, Persia datang ke tanah Bugis, Tosara-Wajo, adapun tahun kedatangannya banyak versi, tapi umumnya menyebutkan seputar tahun 1300-an. Bandingkan dengan kedatangan datuk Ribandang, datuk Patimang dan Datuk Ditiro yang disebut-sebut penyebar Islam di tanah Bugis-Makassar kedatangannya sekira tahun 1600. Ada 300 tahun jarak di antara mereka.”
Untuk menguatkan pernyataan itu ia mendatangkan bukti dengan menyebutkan kutipan buku bacaan orang tua bugis makassar yang berjudul “Assikalaibineng” yang di dalamnya tertulis “Allah Taala Mabberattemu Muhamma’ mappenedding Ali mappugau Patima ttarimai” namun parahnya dia terjemahkan kosa kata bahasa bugis tadi secara terang-terangan dan ia mengatakan:
“Allah Taala yang bersetubuh, Muhammad yang merasakan, Ali yang berbuat, fatimah yang menerimanya.Antara Allah, Rasulullah, Ali dan Fathimah adalah sebuah kemanunggalan atau dalam istilah tasawwuf disebut Wahdatul Wujud. Pengertian sederhana wahdatul wujud adalah bersatunya Tuhan dengan manusia yang telah mencapai hakiki atau dipercaya telah suci.

Ada Apa dengan Wall Facebook?

 Oleh: Fathur Robbi Muchtar
Waspada Wall Facebook

Tahukah anda apa makna WALL ??

Yup.. Ia bermakna DINDING. Lalu kenapa dengan
... dinding ?
Siapakah yang membuat FB ? Mark Zuckerberg seorang
berbangsa YAHUDI.

Apa kaitannya WALL &YAHUDI ?
Kaitan keduanya sangat erat. DINDING RATAPAN. Di dinding itu mereka menangisi dosa-dosa
mereka,meluahkan harapan, ratapan dan segalanya.

Itulah tujuan mereka membuat FB. Dan tanpa kita
sadari, kita lebih banyak mengadu masalah di FB dari
pada mengadu kepada ALLAH SWT, lebih
mengutamakan update status dari pada shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT.

Hati-hatilah sahabat, bisa-
bisa kita nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau menyerupai
kaum lain (Yahudi).

Nabi melarang dalam sabdanya : ''
Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia
termasuk dalam golongannya.

"Oleh karena itu, jangan
jadikan WALL FB sebagai tempat luahan perasaan seperti mereka. Tapi jadikanlah ia sebagai tempat
membagi ilmu dan nasehat kebaikan kepada umat Nabi
Muhammad SAW. Walaupun hanya kepada 1 orang.
Jadikan Wall FB sebagai media untuk menyebarkan
dakwah. Jika anda belum percaya silahkan buka Google
dan Search:' ' Wailing Wall Of Israel ''. Mari kita renungkan.'' Sungguh kalian akan mengikuti langkah2
orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan
sehasta demi sehasta. Bahkan seandainya mereka
masuk lubang biawak pun niscaya kalian ikut masuk
pula kedalamnya.

Para sahabat bertanya : 'Siapakan
mereka itu Ya

Rasulullah?'. Beliau menjawab : '' Ahli Kitab ( Nasrani & Yahudi) . ! Siapa lagi kalau bukan
mereka??