Selasa, 23 April 2013

HASANUDDIN QUR'AN COMUNITY

 HASANUDDIN QUR'AN COMUNITY

Erwin Al Mansyur : Hadirilah Grand Launcing Hasanuddin Quran Cominity.... @Aula Prof. Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, free Ikhwa Only. bersama al Ustadz H. Harman Tajang Lc. ( Hafidzahullah) dengan materi ' Alquran Jalan Menuju Syurga" dan Prof. dr. Veni Hadju. Msc., P.hd (Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin) dengan materi dunia menghafal Alqur'an.. yang akan di buka resmi oleh Rektor Unhas Prof. Dr. dr. Idrus A. Paturusi, Sp.B..Sp.BO.....

Kegiatan ini terkaksana berkat kerjasama Ukm Lembaga Dakwah Kampus  MPM Universitas Hasanuddin, MPM As Sa-Syariah Fakultas Hukum, KMDI Fakultas Ekonomi, UKM LDM AL- Adaab Fakultas Ilmu Budaya. dan Hasanuddin Quran Comunity..

Free free free

Minggu, 10 Februari 2013

Hari Valentine : Hari Zina Internasional



Oleh: Ustadz Ammi Nur Baits
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah
Di antara bencana yang menimpa pemuda Islam adalah sikap latah meniru kebiasaan orang kafir. Salah satu di antaranya, memeriahkan Valentine’s Day. Kita semua sepakat bahwa valentine datang dari budaya non muslim. Terlalu banyak referensi tentang sejarah dan latar belakang munculnya hari valentine yang mengupas hal itu. Saking banyaknya, mungkin kurang bijak jika kami harus mengulas ulang pembahasan yang sudah berceceran tentang sejarah valentine. Untuk itu, kami di sini hanya ingin meyakinkan bahwa valentine murni dari orang kafir.

Klaim: Kami mengakui bahwa valentine’s day buatan orang kafir, tapi kami sama sekali tidak melakukan ritual mereka. Kami hanya menjadikan hari ini sebagai hari untuk mengungkapkan rasa cinta kepada kekasih. Sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan acara keagamaan. Apakah ini tetap dilarang?
Jawab:
Alasan ini tidak dapat diterima. Setelah Anda memahami bahwa hari valentine adalah budaya orang kafir, ada beberapa konsekuensi yang perlul Anda pahami:
Pertama, turut memeriahkan valentine’s day dengan cara apapun, sama saja dengan meniru kebiasaan orang kafir. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan ancaman yang sangat keras, bagi orang yang meniru kebiasaan orang kafir. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rabu, 30 Januari 2013

Mari Berbagi ......

Jaket Ikhwa al Aadaab

Bismillah
bagi ikhwang al adaab FIB UNHAS ya mw pesan jaket  ketik jaket spasi Nama spasi Ukuran kirim ke 085281552019
harga jaket 150.000 termasuk biaya pengiriman
pembayaran @sekret al adaab

Minggu, 30 Desember 2012

Hadirilah Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah. pada tanggal 02 Jannuari 2012/ 20 Safar 1434 H.. Di Masjid Ikhtiar Perumahan Dosen Tamalanrea Bersama Ustadz Abdurahman Lai'ca Lc. Kegiatan Ini terselenggara UKM LDM Al Adaab Bekerjasama dengan Rismit (Remaja Masjid Ikhtiar Tamalandrea)

Senin, 15 Oktober 2012

10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

 
 
10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah - Dzulhijjah merupakan salah satu bulan istimewa dalam Islam. Terutama, pada sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah itu. Setidaknya, ada 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah sebagai berikut :

1. Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang mulia dan barakah

Keutamaan pertama dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, bahwa waktu itu adalah waktu yang mulia dan barakah.

Bukti kemuliaan ini adalah sumpah Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an al-Karim.


وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi fajar, dan malam yang sepuluh
(QS. Al-Fajr: 1-2)

“Wa layaalin ‘asr (dan malam yang sepuluh)," kata Imam al-Thabari dalam tafsirnya,"adalah adalah malam-malam sepuluh Dzulhijjah berdasarkan kesepakatan hujjah dari ahli tafsir.”


Ibnu Katsir juga menjelaskan hal yang sama dalam tafsir Qur'anil adhim. “Dan malam-malam yang sepuluh," tulisnya, "adalah sepuluh (hari pertama) Dzulhijjah sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan lebih dari satu ulama salaf dan khalaf.”

Rabu, 05 September 2012

Ar Razi dan Konsep Manusia Mulia


“Manusia mulia adalah manusia yang mengutamakan wahyu Allah dan akalnya dibanding mengikuti hawa nafsunya,” demikian ungkap Fakhruddin ar-Razi dalam karyanya Kitab an-Nafs wa ar-Ruh wa as-Syarh Quwahuma (Buku Mengenai Jiwa dan Ruh dan Komentar Terhadap Kedua Potensinya).
Fakhruddin ar-Razi adalah seorang ulama-intelek yang berwibawa (m. 606 H/ 1210 M). Ia menulis ratusan kitab dalam bidang Tafsir, Fiqih, Ushul Fiqih, Kalam, Logika, Fisika, Filsafat, Kedokteran, Matematika, Astronomi, dan sebagainya. Menurut ar-Razi,  manusia memiliki hawa nafsu dan tabiat yang selalu berusaha menggiringnya untuk memiliki sifat-sifat buruk. Tapi, jika manusia lebih mengutamakan bimbingan wahyu Allah dan akal dibanding hawa nafsunya, maka ia akan jadi mulia. Bahkan, manusia bisa lebih mulia dari malaikat.  Mengapa? Malaikat selalu bertasbih karena tidak memiliki hawa nafsu, sementara manusia harus berjuang melawan hawa nafsunya. Demikian pendapat Fakhruddin ar-Razi.
Bagi Fakhruddin ar-Razi, kebahagiaan jiwa atau kenikmatan ruhani lebih tinggi martabatnya dibanding kebahagiaan fisik atau kenikmatan jasmani, semisal kuliner, seks dan hasrat memiliki materi.  Argumentasinya sebagai berikut.  Pertama, jika  kebahagiaan manusia terkait dengan hawa nafsu dan mengikuti amarah, maka hewan-hewan tertentu  -- yang amarah dan nafsunya lebih hebat --  akan lebih tinggi martabatnya dibanding manusia.  Singa lebih kuat nafsu amarahnya dibanding manusia; burung lebih kuat daya seksualnya ketimbang manusia. Tapi, faktanya, singa dan burung tidak lebih mulia dari manusia.

Jumat, 31 Agustus 2012

Keutamaan Puasa Syawwal


Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر
“Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim).
Filosofi pahala puasa 6 hari di bulan Syawal setelah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan sama dengan puasa setahun, karena setiap hasanah (kebaikan) diganjar sepuluh kali lipatnya.
Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya:
1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.
2. Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.

Kamis, 12 Juli 2012

SMS Maaf-maafan Menjelang Ramadan


Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum. Benarkah isi sms maaf-maafan yang marak tersebar akhir-akhir ini? Isinya:

Ketika Rasullullah sedang berkhutbah pada Shalat Jum’at (dalam bulan Sya’ban), beliau mengatakan Amin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Amin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Amin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Amin sampai tiga kali. Ketika selesai shalat Jum’at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: “ketika aku sedang berkhutbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik, hai Rasullullah Amin-kan do’a ku ini,” jawab Rasullullah.


Do’a Malaikat Jibril adalah: “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

Sabtu, 07 Juli 2012

8 Tips Menyambut Ramadhan


Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.
Bayangkan, para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.
Bagaimana menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan”.
1. Berdoa agar Allah swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma baariklanaa fii rajab wa sya’ban, wa balighnaa ramadhaan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Thabrani)

Jumat, 22 Juni 2012

Catatan Seputar Bedah Buku “ Islam Liberal 101”


Oleh: Abu Muhammad Abdullah Al Munawy
( Ketua Umum UKM LDM AL-ADAAB FIB Unhas Periode  2010-2011 M)

Baru-baru ini, untuk kesekian kalinya Solidaritas Muslim Se Fakultas Ilmu Sosial menyelenggarakan kegiatan  akbar. Kegiatan kali ini bertajuk bedah buku dengan tema “Mengenal dan Menangkal Jaringan Islam Liberal”. Kegitan ini merupakan kerjasama antara Solidaritas Muslim Se Fakultas Ilmu Sosial dengan UKM LDK MPM Unhas serta didukung oleh Komunitas Gerakan Indonesia Tanpa JIL Makassar .Walaupun diselingi berbagai kendala seputar belum fiks-nya tempat kegiatan beberapa hari sebelum hari H, akhirnya qadarullah walhamdulillah kegiatan ini berhasil di adakan di Ruang LT.8  Unhas  pada tanggal 29 Rajab 1433 H/19 Juni 2012. Tidak kurang sekitar 200 peserta ikhwa dan akhwat memadati kegiatan ini yang umumnya merupakan mahasiswa dari beberapa kampus di Makassar.
 Buku yang di bedah pada kegiatan kali ini berjudul Islam Liberal 101 yang dibedah langsung oleh penulisnya sendiri yakni Ust Akmal Sjafril,.ST.,M.PdI sebagai pemateri utama. Beliau merupakan alumni Institut Teknologi Bandung di Jurusan Teknik Sipil. Adapun Program S2 beliau tempuh di Program Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Hadir sebagai pemateri pembanding yaitu Bapak Dr. Muhammad Rusdi, MSi. Beliau adalah dosen di Jurusan Administrasi Negara FISIP Unhas yang sangat antusias dalam mengamati isu-isu keislaman. Adapun moderator dalam kegiatan ini adalah Ust Syamsuddin La Hanufi, S.PdI yang sementara menempuh pendidikan S2 di PPS Ibnu Khaldun Bogor.

Jumat, 01 Juni 2012

•♥• RENUNGAN PACARAN •♥•

1. Belum nikah aja udah main tangan, udah nikah biasanya main serong | makanya Islam haramkan pacaran. udah..putusin aja..
2. Belum nikah aja udah pinjam2 duit, sulit bayangkan tanggung jawabnya setelah nikah | no pacaran, putusin aja..
3. Belum nikah aja berani mintanya macem2, p*g*ng2, p*l*k, c**m, iiih | jamin setelah nikah dia nggak minta jg sama org lain? putusin aja..
4. Belum nikah aja berani sama Allah, Yang Selalu Mengawasi aja dia nggak takut | apalagi sama kamu yg belum tentu tau? | putusin aja..
5. Belum nikah aja udah banyak rayuan pulau maksiat, kamu yakin itu cuma untukmu? selama belum nikah belum tentu! | udah, putusin aja..
6. Belum nikah aja udah bawaannya males mikirin masa depan, main game mulu | harap apa untuk masa depan yg begini? | udah, putusin aja..

LANJOOT....

1. Pacaran itu menjalin silaturahim | "silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran" #UdahPutusinAja
2. Pacaran itu bikin semangat belajar | "semangat belajar maksiat?" #UdahPutusinAja

"Sekali Lagi: Waspadai Makar Syiah Rafidhah !!!"

Oleh: Ust Joko Waskito 
(Penulis buku :Bersikap Adil Terhadap Wahhabi) 
Bismillahirrahmaanirrahiim.,,,

Sekitar akhir April 2012 lalu, terjadi gerakan demo "Reformasi" di Kuala Lumpur Malaysia. Targetnya, ingin seperti gerakan People Power di Indonesia, pada Mei 1998 lalu. Tapi ternyata demo di Kuala Lumpur itu gagal mencapai target. Malah media-media Malaysia banyak mengecam demo tersebut.

Dalam sebuah diskusi dengan kawan-kawan di Bandung, saya dengar informasi bahwa penggerak demo "Reformasi" itu adalah orang-orang Syiah. Mereka menggerakkan demo, untuk mengambil keuntungan politik tertentu. Mungkin mereka ingin seperti di Indonesia pada Mei 1998. Setelah demo Mei 1998, Indonesia masuk era Reformasi. Sekitar 3 tahun kemudian, di era Abdurrahman Wahid, ormas Syiah berdiri di Indonesia, dengan nama IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia). Karena selama ini Malaysia bersikap keras kepada kalangan Syiah, mereka berusaha meruntuhkan regim yang ada, agar menjadi